AAK e.c Nekrosis Pulpa

“10/04/2012 “Lagi kenceng2nya berdoa biar ketemu pasien indikasi FVC, tiba2 tetangga bilang kalau adiknya dari Jawa mahu datang dan kebetulan giginya patah.  Setelah dilihat memang bener giginya patah, tetapi….   Untuk memastikan tentunya harus diperiksa di klinik dengan risiko pasiennya harus mahu+ rela+ikhlas  berangkat dari rumah MAXIMAL  setengah 6 pagi setiap kunjungan, mengingat jarak dari rumah ke kampus yg jauh+macet telat 5 menit aja bisa beda 2 jam lol

Ceritanya: OS perempuan 17 tahun dengan keluhan merasa malu dengan kedua gigi depannya yang patah.  Gigi-gigi tersebut patah akibat terjatuh 3 tahun yang lalu.  Gigi-gigi tersebut pernah terasa ngilu apabila minum dingin, namun sekarang tidak pernah terasa ngilu lagi.

Pada pemeriksaan klinis: Fraktur yang mencapai 1/3 tengah mahkota pada gigi 11 dan 21.  Perkusi (+), palpasi (-), vitalitas (-).  Fistul pada gingiva labial gigi 21.

Image

Gigi 11,21. Fistul pada gingiva labial 21

Pada pemeriksaan radiograf terlihat Lamina dura sudah terputus pada gigi 11 maupun 21.  Terdapat gambaran radiolusensi pada periapikal 11 dengan batas diffuse diameter 4mm, sedangkan pada 21 dengan diameter 9mm

ImageDiagosis pada kasus ini: Abses apikalis kronis e.c nekrosis pulpa dengan Rencana Perawatan PSA Non Vital dan Restorasi Dowel Crown

Pada kunjungan 1: Pemeriksaan umum + DHE + Skaling

Pada Kunjungan 2: Pemeriksaan konservasi + preparasi akses menggunakan bur intan bulat no 10 untuk gigi 21, sedangkan untuk gigi 11 kamar pulpa sudah terbuka.  Selanjutnya dilkukan pengangkatan seluruh atap pulpa , penghalusan dengan diemendo bur.  Periksa dengan sonde berkait apakah seluruh atap pulpa sudah terangkat kemudian irigasi kavitas menggunakan NaOCl 2,5% sampai bersih, keringkan dengan cotton pelet.

Image

Gigi 11 dan 21 setelah dilakukan preparasi akses

Gambar yang lebih jelas mengenai perihal preparasi akses  bs dilihat di  Text Book: Endodontics by Ingle and Backland Chapter 10.

Selanjutnya,, (Masih kunjungan 2):  Dilakukan penjajakan saluran akar dgn gerakan watch winding dgn file no 10 sampai sepanjang kerja (dilihat berdasarkan radiografnya).. Preparasi dengan GGD sampai 2/3 panjang kerja dan lakukan foto alat untuk melihat panjang kerja sebenarnya.

Hasil foto alat

Hasil foto alat

*hmm kayaknya panjang kerja gigi 11 masih kurang 2mm dan gigi 21 kurang 0.5 mm yaa. :p

Panjang kerja sebenarnya kemudian disesuaikan sampai 1mm dari apeks radiografis, dan dicatat pada kolom rekam medik.  Kemudian karena op dan pasiennya capek :p, pasiennya bs dipulangkan dengan gigi 11,21 diletakkan cotton pelet+ChKm kemudian tumpat sementara.

Kunjungan 3: Ringkasnya.. dilakukan preparasi apikal, stepback, sampai KGU.  Buat foto KGU sesuai dengan FAU.  Pasiennya dipulangkan dengan gigi 11, 21 diisi CaoH+TS

Kunjungan 4: Perkusi, palpasi sudah (-) oleh karena itu, dilakukan pengisian saluran akar dan buat foto X ray pengisian kemudian pasiennya dipulangkan, gigi 11, 21 diletakkan basis Zn-Phospat setebal 1mm+TS *lupa foto radiografnya* :p

Kunjungan ke 5 (Kontrol):  1 minggu setelah pengisian–> keluhan subyektif (-) perkusi palpasi (-)

Berhubung pasiennya terkena demam berdarah *sudah sampai keluar darah dari hidung* T.T  dan kebetulan saya juga harus move ke lingkar luar, maka utk restorasinya dikerjakan tahun depan saja..lol

bersambung….

Advertisements

8 thoughts on “AAK e.c Nekrosis Pulpa

  1. Merrrr, mantep kali ini ilmunya! Tapi kalo bisa dikasi dictionary nya dibawah atau diatas postingan, biar kita yang buta kedokteran spesially gigi ini bisa jadi makin pahammm arti-artinya.
    Oiya itu yang panjang kerja gigi itu dimasukin apa ke dalam giginya? Jarumkah? Sebelumnya itu uda dibolongin giginya? Sakit gak ya si pasien itu pas di eksekusi lobangin itu?

    Like

    • haha, oke nanti kapan2 dilengkapin. Iya sebelumnya dibolongin dulu giginya, baru dimasukkin semacam jarum namanya K-File. Kalau kasus yang ini giginya udah nekrosis (mati), jadi selama proses perawatannya pasiennya alhamdulillah tdk kesakitan.

      Like

  2. Kasusnya menarik sekali prims, sy mau nanya: knp awalnya diberi medikasi ChKm lalu diganti dgn CaOH? Perawatan akhirnua restorasi dowel crown ya?

    Like

Share your thought, idea, or question here! Thank You!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s